Sotthi Hotu, Selamat malam, Kamis, 21 Maret 2019  


Saṅghanāyaka STI berikan pesan dhamma dalam HUT FIB Bali

Denpasar, 22 Desember 2018.
Forum Ibu-Ibu Buddhis (FIB) Bali genap berusia 24 tahun, juga bertepatan dengan peringatan hari Ibu. Perayaan HUT FIB diadakan di Hotel Vasini, Jl. WR Supratman No. 288, Denpasar, dihadiri oleh: Saṅghanāyaka STI, Bhante Subhapañño Mahāthera, Bhante Sucirano Mahāthera, Bhante Ciradhammo Thera, Bhante Jayadhammo Thera (Padesanāyaka STI Propinsi Bali), Bhante Dhammaratano, Ketua Magabudhi Bali, Patria Bali, dan para Ketua Dayakasabha Vihara Se-Bali, ibu-ibu anggota FIB se-Bali.

Pesan Dhamma disampaikan oleh Saṅghanāyaka, STI Bhante Subhapañño Mahāthera menyampaikan bahwa, untuk memiliki karakter Buddhis (sesuai dengan Visi dan Misi FIB Bali: Membentuk Wanita Buddhis) adalah hal yang tidak mudah, kita harus memiliki dan memupuk 4 K sifat (karakter) dalam diri:
1.) Kecintaan: Mencintai diri sendiri sehingga berusaha tidak melakukan hal-hal yang merugikan diri sendiri.
2.) Kedisiplinan: Karena adanya cinta dalam diri maka kedisiplinan untuk melakukan hal-hal baik, seperti menjalankan kemoralan (sīla): Pancasīla maupun aṭṭhaṅgasīla pada hari-hari tertentu.
3.) Komunikasi: Senantiasa memupuk komunikasi yang baik, ramah dan sopan, tidak berkata-kata yang menyakiti orang lain, menjaga ucapan akan membuat hubungan antar individu terjalin dengan baik, hal ini menimbulkan keharmonisan pada setiap hubungan.
4.) Kelembutan: Sifat yang biasanya dimiliki oleh seorang Ibu, lembut bukan berarti lemah, tapi kelembutan batin yg berasal dari pikiran yang baik penuh cinta kasih, rendah hati dan kelembutan batin ini memang harus selalu dilatih dalam diri.

Dengan membentuk sifat seperti uraian diatas, seseorang dapat memiliki karakter Buddhis sesuai dengan Dhamma.
[vis]


Sumber: @medkomsti

DIBACA: 49 kali