
Pembekalan Masa Vassa 2570/2026 Pertemuan Ketiga, Bhante Santacitto Thera Mengupas Suttanipāta 1.4: Kasibhāradvājasutta
Y.M. Bhikkhu Santacitto Thera membahas Kasibhāradvājasutta dalam rangkaian Pembekalan Masa Vassa 2570/2026.
Kamis, 13 Agustus 2026 — Rangkaian Pembekalan Masa Vassa 2570/2026 dilanjutkan dengan sesi mengupas terjemahan Pustaka Dhammapada berdasarkan terjemahan Saṅgha Theravāda Indonesia yang diampu oleh Y.M. Bhikkhu Mahā Dhammadhiro Mahāthera. Sesi kali ini dimoderatori oleh Y.M. Bhikkhu Ratanajayo. Kegiatan diawali dengan Namakkāra Pāṭha yang dipimpin oleh Y.M. Bhikkhu Candakaro Mahāthera.
Pembahasan dilakukan dengan mengupas syair demi syair Dhammapada, baik dalam bahasa Pāli maupun bahasa Indonesia. Beberapa bagian yang menjadi perhatian antara lain syair 1–2 mengenai penerjemahan mano sebagai “cipta”, syair 7–8 mengenai istilah subhānupassiṃ dan asubhānupassiṃ, syair 9–10 mengenai penggunaan istilah “wenter” dan “satya”, serta syair 11–12 mengenai penerjemahan sāra dan asāra sebagai “hal inti pokok” dan “hal bukan inti pokok”.
Tidak hanya membahas makna secara umum, peserta diajak mencermati aspek leksikal, pilihan terjemahan, serta latar belakang dan pertimbangan di balik pemilihan istilah tersebut. Pembahasan ini memperlihatkan bahwa penerjemahan teks Dhamma tidak sekadar memindahkan bahasa, tetapi membutuhkan ketelitian dalam memahami makna istilah, konteks penggunaannya, serta keterkaitannya dengan istilah Dhamma lainnya.
Bhante Mahā Dhammadhiro Mahāthera turut menjelaskan pertimbangan di balik pilihan terjemahan yang digunakan. Setiap syair yang dibahas menunjukkan bagaimana pilihan kata dapat memengaruhi pemahaman terhadap makna yang terkandung di dalamnya.
Proses menerjemahkan teks Dhamma membutuhkan perhatian terhadap konteks, makna kata, serta pesan yang hendak disampaikan dalam teks aslinya.
Pembahasan terjemahan Dhammapada ini akan berlangsung dalam dua pertemuan setiap bulannya selama rangkaian Pembekalan Masa Vassa 2570/2026, sehingga peserta dapat mendalami syair-syair Dhammapada secara bertahap dan menyeluruh.
Melalui pembekalan ini, diharapkan peserta semakin memahami pesan Dhamma dalam Dhammapada, sekaligus memperkaya proses pembelajaran dan pendalaman Dhamma selama masa Vassa.

Y.M. Bhikkhu Santacitto Thera membahas Kasibhāradvājasutta dalam rangkaian Pembekalan Masa Vassa 2570/2026.

Y.M. Bhikkhu Sri Paññāvaro Mahāthera meninjau proses penyatuan Rupang Buddha Nusantara di Sanggar Amerta Art Studio.

Pembekalan Masa Vassa 2570/2026 membahas penerjemahan syair-syair Dhammapada secara mendalam untuk memperkuat pemahaman Dhamma.

Kegiatan ini menjadi sarana menambah wawasan dan memahami Dhamma secara tepat serta relevan dengan perkembangan zaman

Para Bhikkhu Saṅgha dan Aṭṭhasīlanī melaksanakan penghormatan kepada para sesepuh Saṅgha dalam Masa Vassa 2570/2026

Saṅghapāmokkha menegaskan pentingnya pendidikan Buddhis yang membangun kebijaksanaan dan karakter

Umat Buddha Gorontalo memperingati Trisuci Waisak 2570 BE/2026 dengan pujabakti bersama di Vihāra Dhamma Muliya.

Piṇḍapāta Massal Waisak di Vihāra Metta Palmerah berlangsung khidmat dan meriah, diikuti sekitar 400 umat.