Rupang Buddha Nusantara Memasuki Proses Penyatuan Agung Setelah Rampung Dicor di Enam Wilayah Nusantara

Dalam momentum Tahun Kencana Setengah Abad Saṅgha Theravāda Indonesia, Rupang Buddha Nusantara hadir sebagai salah satu simbol persembahan dan persatuan umat Buddha dari penjuru Nusantara.

Perjalanan Rupang Buddha Nusantara dimulai dengan proses pengecorannya yang berlangsung secara bertahap di enam wilayah, mulai dari Vihāra Mahāsampatti, Medan; Vihāra Muladharma, Samarinda; Vihāra Buddha Sakyamuni, Denpasar; Vihāra Karuṇā Dīpa, Palu; Vihāra Dhamma Jaya, Surabaya; hingga Vihāra Jakarta Dhammacakka Jaya, DKI Jakarta.

Kini, seluruh bagian telah sampai pada tahap Penyatuan Agung di Sanggar Amerta Art Studio. Di bawah pengerjaan seniman Sugito Sutarmin, bagian-bagian rupang dirangkai kembali menjadi wujud yang utuh — Buddha dalam posisi duduk dengan Bhūmisparsa Mudrā.

Y.M. Bhikkhu Sri Paññāvaro Mahāthera, Saṅghapāmokkha Saṅgha Theravāda Indonesia, juga turut hadir meninjau proses pengerjaan dan memperhatikan setiap detail dari karya yang menjadi bagian dari peringatan setengah abad perjalanan Saṅgha Theravāda Indonesia.

Setelah proses penyatuan dan penyempurnaan selesai, Rupang Buddha Nusantara akan ditampilkan secara utuh pada Puncak Acara Tahun Kencana Setengah Abad Saṅgha Theravāda Indonesia pada 13 Desember 2026 di ICE BSD – Tangerang Selatan.

Selanjutnya, rupang tersebut akan ditempatkan sebagai objek puja di Vihāra Bumi Dhamma Nusantara, Ibu Kota Nusantara (IKN).

Berita Lainnya